Selasa, 26 April 2016

Memberi Minum Seekor Anjing, Wanita Pelacur Masuk Surga


Alkisah, pada suatu siang yang sangat terik seorang pelacur tengah dilanda kehausan yang luar biasa. Tenggorokannya kering bahkan untuk menelan ludah pun terasa pahit. Akhirnya ia mendapati sebuah sumber mata air dan dengan susah payah ia berusaha menuruni tempat itu untuk mengambil air dan mengobati rasa hausnya. Wanita itu minum dengan sepuasnya dan setelah ia selesai memenuhi hajatnya, ia pun kembali untuk meneruskan perjalanannya serta tak lupa membawa air untuk persedian minum dalam perjalanan.

Di tengah perjalanan tiba-tiba ia melihat seekor anjing yang sedang terbaring lemah lunglai tak berdaya. Anjing tersebut hanya bisa menjulurkan lidahny seolah menahan kehausan yang amat sangat. Kemungkinan sama halnya yang dirasakan sebelumnya. Wanita pelacur tersebut merasa kasihan melihat anjing tersebut, maka ia memberikan air yang dibawakannya tadi, dan meminumkannya kepada anjing tersebut. Akhirnya anjing itu pun nampak bertenaga lagi.

Sungguh, Allah maha melihat atas perbuatan hambanya sekecil apa pun, karena keikhlasan hati seorang pelacur itu untuk menolong seekor anjing dari kehausan. Maka Allah Swt mengampuni dosa-dosa yang telah lalu dan menjadikan wanita tersebut sebagai salah satu penghuni syurganya.

Ibnu Taimiyah menulis : “Pelacur itu memberi minum seekor anjing dengan sifat ikhlas, sehingga Allah pun mengampuninya. Tidak semua pelacur yang memberi minum seekor anjing memperoleh ampunan. Demikian juga halnya orang yang menyingkirkan ranting berduri dari jalanan. Karena ia melakukannya dengan keimanan yang murni dan ikhlas karena Allah Swt. maka dengan itu pula Allah Swt mengampuni dosa-dosanya.”

Demikanlah sahabat bacaan madani kisah Islam tentang keikhlasan seorang pelacur menolong atau memberi minum seekor anjing yang kehausan. Bisa kita mengambil pelajaran dari kisah tersebut, bahwa mencintai makhluk Allah dengan ikhlas adalah termasuk ibadah walaupun binatang tersebut merupakan binatang yang haram. Selanjutnya apa pun ibadahnya awalilah dengan keikhlasan karena Allah Swt. bukan disebabkan karena selain Allah Swt. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang beramal ikhlas. Aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.