Hubungan Iman, Islam dan Ihsan


Pengertian Iman.
Kata iman berasal dari bahasa Arab, yaitu :amana, yu'minu yang artinya percaya atau menerima. Adapun menurut istilah ilmu tauhid adalah :

Artinya: ”Iman adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan emperbuat dengan anggota badan (beramal)”.

Berdasarkan definisi di atas , dapat dipahami bahwa iman itu merupakan perwujudan dari satu kesatuan antara hati yang menerima kebenaran ajaran islam, lidah yang menguatkan ketetapan hati dan perbuatan yang membuktikan atas keyakinan yang dimiliki.

Setiap mukmin harus meyakini kebenaran ajaran Islam, menyatakan keimanan itu dengan lisannya dan mengamalkan ajaran Islam yang diyakininya itu dengan benar dan konsekuen. Sebab allah telah menjamin kebenaran ajaran Islam tersebut. Firman Allah SWT:

Artinya: “Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam… (QS. Ali Imran : 19)

Pengertian Islam.
Kata Islam berasal dari bahasa Arab yaitu : aslama yang artinya patuh, pasrah, menyerah diri atau selamat. Sedangkan menrut istilah, Islam ialah agama yang mengajarkan agar manusia patuh dan berserah diri sepenuhnya kepada Allah. Orang yang tunduk dan patuh berserah diri kepada Allah disebut muslim.

Pengertian Ihsan.
Ihsan berasal dari bahasa Arab yaitu : ahsan - yuhsinu - ihsanan  yang artinya kebaikan atau berbuat baik. Adapun menurut istilah ihsan ialah berbakti dan mengabdikan diri kepada Allah SWT. atas dasar kesadaran dan keikhlasan.

Ihsan terbagi kedalam empat macam yaitu:

a. Ihsan ‘alalahi (berbuat baik terhadap Allah) yaitu; menjalankan segala perintah-Nya dn menjauhi segala rangan-Nya.
b. Ihsan ‘ala nafsihi (berbuat baik bagi diri sendiri) yaitu; suatu perbuatan yang mendatangkan kebaikan bagi diri sendiri, dan meninggalkan perbuatan yang dapat mencelakakn diri sendiri.
c. Ihsan ‘ala ghairihi (berbuat baik terhadap orang lain), yaitu; berbuat baik kepada orang tua, keluarga, saudara dan semuat umat manusia.
d. Ihsan ‘ala jami’il khalqi (berbuat baik kepada semua mahluk Allah), yakni perbuatan yang dapat mendatangkan kebaikan dan kemaslahatan bagi alam lingkungan, baik flora maupun fauna.

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan.
Dari penegertian Iman, Islam dan Ihsan di atas, dapat dipahami bahwa ketiganya merupakan pilar agama Islam yang memiliki hubungan kuat satu sama lain, kekuatan hubungan ketiganya bagaikan segi tiga sama sisi. Ketiga sisinya saling menguatkan satu sama lain, sehingga orang yang takwa ibaratnya berada di dalam lingkaran tiga sisi tersebut, yaitu sisi pertama iman, sisi kedua Islam dan sisi ketiga Ihsan.

Dalil tentang Iman, Islam dan Ihsan.

a. Dalil tentang Iman.
Sabda Rasulullah SAW.:

Artinya: “Wahai Muhammad! Beritahukanlah kepadaku, apa itu Islam? Nabi menjawab;Islam adalah hendaknya kamu bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan bahwa sanya aku adalah utusan Allah, hendaknya kamu melaksanakan shalat, menunaikan zakat meaksanakan puasa pada bulan Ramadan, dan melaksanakan ibadah haji bagi orang yang mampu melaksanakannya”. (HR. Bukhari)

b. Dalil tentang Iman.

Artinya : “dan apa iman itu? Nabi menjawab, ‘Iman ialah hendaknya kamu percaya kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari akhir dan ketentuan Allah, baik maupun buruknya semuanya dari allah SWT.” (HR. Bukhari)

c. Dalil tentang Ihsan.
Rasulullah SAW. bersabda:

Artinya: “Ihsan hendaknya kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihat-Nya, dan jika kamu tidak dapat melihat-Nya, sesungguhnya Dia melihat kamu.” (HR. Bukhari)
Share on Google Plus

About Bacaan madani

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Post a Comment