6 Perbedaan Nabi dan Rasul

Pengertian Rasul menurut bahasa, Rasul berarti utusan, sedangkan Rasulullah berarti Utusan Allah. Dapat juga diartikan sebagai seseorang yang mengikuti berita-berita yang mengutusnya. Pengertian menurut istilah, berarti manusia laki-laki terpilih yang diberi wahyu oleh Allah SWT dan wahyu tersebut harus disampaikan kepada umatnya sebagai pedoman dan petunjuk hidup, agar hidupnya selamat dari dunia hingga kelak di akherat.

Sedangkan Nabi, secara bahasa berasal dari kata na-ba yang artinya ditinggikan, atau dari kata na-ba-a yang artinya berita, jadi Nabi secara bahasa yaitu seorang yang ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT. dengan diberinya berita (wahyu). Secar istilah Nabi yaitu seorang manusia biasa dari laki-laki yang dipilih Allah SWT. untuk menerima wahyu tetapi ia tidak diperintahkan untuk menyampaikan kepada ummatnya.

Mengetahui Perbedaan nabi dan rasul sangat penting karena mereka merupakan penerima wahyu Allah SWT. Nabi dan rasul juga merupakan suri tauladan yang sangat baik untuk dicontoh dalam kehidupan sehari-hari.

Secara fisik nabi dan rasul tidak memiliki perbedaan mereka adalah manusia (laki-laki) yang dipilih oleh Allah Swt untuk menerima wahyu.

Perbedaan antara Nabi dan Rasul.

1. Cara Menerima Wahyu.
Menurut Allamah Thabathabai, Semua manusia utusan Allah Swt disebut nabi tetapi tidak semua nabi adalah rasul. Perbedaan cara menerima wahyu adalah, kalau nabi hanya mendapatkan wahyu melalui mimpi, namun rasul selain melalui mimpi juga menerima wahyu melalui malaikat dan ia melihat serta berkomunikasi secara langsung dengan malaikat wahyu yakni Jibril As.

2. Penyebaran Syariat.
Nabi adalah seseorang laki-laki yang dipilih Allah untuk menerima wahyu Nya melewati perantara malaikat Jibril As untuk diamalkan untuk diri sendiri dan terkadang diperintahkan untuk menyebarkannya.

Sedangkan yang namanya rosul adalah seseorang yang telah dipilih Allah untuk menerima wahyu Nya melewati malaikat Jibril As namun rosul yang diperintah untuk menyampaikan ajaran-ajaran agama yang diterima dalam wahyu kepada umatnya.

3. Syariat Baru.
Rasul adalah nabi yang membawa syariat baru sedangkan nabi merupakan orang yang dipilih untuk mengamalkan syariat yang sudah ada sebelumnya.

4. Kitab Suci.
Rasul menerima kitab suci sedangkan nabi tidak menerima kitab suci.

5. Kaum.
Nabi diutus kepada kaum yang telah beriman sedangkan Rasul diutus kepada kaum yang kafir.

6. Penyelamatan.
Seluruh rasul diselamatkan oleh Allah dari percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh kaumnya sedangkan nabi ada yang berhasil dibunuh oleh kaumnya.

Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan tentang perbedaan nabi dengan rasul. Semoga dengan adanya ulasan ini bisa menam,bah wawasan dan pengetahuan pemabaca. Aamiin.
Share on Google Plus

About Bacaan madani

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Post a Comment