Minggu, 08 Mei 2016

Penyebab Orang Menjadi Penghuni Neraka Saqar


Menurut Ibnu Buraidah : Saqqar adalah tempat yang sangat mengerikan dan menakutkan, yang memakan daging mereka. Abu Razin mengatakan bahwa api neraka saqar itu menjilat kulit dengan sekali jilatan, sehingga menghanguskan kulit menjadi hitam kelam. Sedangkan mereka tetap menjalani siksaan itu, dan tidaklah mereka mati dan juga tidak hidup. Dan Neraka Saqqar dijaga oleh 19 Malaikat penjaga, menurut Ibnu Abbas, penjaga neraka saqqar dari barisan terdepan malaikat Jabaniyah, bentuk tubuh mereka besar-besar dan penampilan mereka sangat kasar lagi bengis.

Allah Swt Berfirman :
Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu?, Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan. (Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia. Dan di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). (QS. Al-Mudassir 27-30)

Tentang keadaan orang-orang yang berdosa Al-Quran menjelaskan dalam Surat Muddatstir. ” Apa yang menyebabkan kamu masuk Neraka Saqar?” ( Surat ke 74 : 42). Inilah jawaban orang-orang yang berada di dalam Neraka Saqar.

1. ” Dulu kami termasuk orang-orang yang meninggalkan sholat.” (ayat 43)
2. ” Kami kikir,tidak memberi makan orang miskin & tidak memuliakan anak yatim.” (ayat 44)
3. ” Kami juga berbicara untuk tujuan yang bathil.” (ayat 45)
4. ” dan kami tidak percaya akan hari pembalasan sampai datang kematian pada kami.” (ayat 46-47)

Mari renungkan bersama,mengapa Allah menurunkan Surat ke 74 ini? Apakah Allah hanya menakut-nakuti manusia? atau ada tujuan baik lain? Sesungguhnya setiap sesuatu yang Allah perintahkan, Allah larang, Allah tunjukkan adalah untuk kebahagiaan hidup manusia baik di dunia maupun akhirat. Allah menunjukkan keadaan Neraka Saqar seperti itu supaya kita berpikir dan menjauhi hal-hal yang menyebabkan seseorang terjebur ke dalam Neraka Saqar.

Ketika Allah menunjukkan akibat bagi orang-orang yang berdosa,maka Allah juga menunjukkan jalannya bagaimana agar kita tidak termasuk ke dalam orang-orang berdosa tsb.

1. Laksanakanlah sholat dan tunaikanlah zakat
2. Muliakanlah anak yatim dan beri makan orang miskin
4. Menjaga lisan, jauhkan dari berbicara bathil
3. Beriman kepada Allah, Rasul SAW, Malaikat, Al-Quran, Hari Kiamat dan Takdir Allah

Sebenarnya Allah begitu sayang dan cinta pada kita. Tapi memang manusia sendirilah yang amat bodoh dan zalim. Sehingga petunjuk Allah, peringatanNya, dianggap angin lalu saja. Setiap hari yang ada di pikiran adalah dunia. Jadilah akhirat terabaikan, sedikit mengingat Allah, jika demikian siapa sebenarnya penyebab manusia masuk ke dalam Neraka Saqar? Manusia sendirilah.

Ketika Allah memberikan rezeki yang banyak, keadaan yang lapang, semua serba mudah, apa yang orang munafik katakan? Allah sedang memuliakanku. Tetapi ketika Allah menguji dengan kesempitan,diberikan musibah,dibangkrutkan usahanya apa yang orang munafik katakan? Allah sedang menghinakanku.. Sungguh amat tidak tau diri manusia seperti ini, ketika diberi kebaikan lisannya memuji Allah tapi tindakannya tidak ada satupun yang menunjukkan rasa syukurnya. Harta yang Allah berikan digenggamnya erat, tidak dibersihkan, tidak dikeluarkan yang menjadi hak anak yatim dan orang miskin. Nah ketika Allah memberi peringatan karena kesalahannya ini.. dia malah berkata Allah sedang menghinaku,padahal keburukan yang menimpanya adalah kesalahan dirinya sendiri karena kikir.

Marilah fahami ini, bukan Allah yang memasukkan manusia ke dalam Neraka Saqar..tetapi manusia sendirilah yang menceburkan diri ke dalamnya karena ia tidak memilih jalan lurus sesuai petunjuk Allah,untuk taat pada Allah (habluminallah) dan menunaikan kewajibannya terhadap sesamanya (habluminnanas).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.