Tempat Pengambilan Tanah oleh Malaikat di Bumi untuk Menciptakan Nabi Adam

Nabi Adam adalah manusia pertama yang diciptakan Allah Swt yang penciptaannya berasal dari tanah. Berbeda dengan malaikat yang Allah ciptakan dari nur dan Iblis dari api. Sebelum penciptaan Nabi Adam di syurga, Allah swt memerintahkan Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail untuk mengambil tanah kebumi. Namun yang berhasil mengambil tanah tersebut hanya malaikat Izrail.

Izrail adalah Malaikat pencabut nyawa dan salah satu dari empat malaikat utama selain Jibril, Mikail, dan Israfil dalam ajaran Islam. Nama Izrail tidak pernah disebut dalam Al-Qur’an. Walau begitu ia selalu disebut dengan Malak al Mawt atau Malaikat Maut yang oleh sebagian kalangan diidentikkan sebagai Izrail.

Pada suatu ketika Allah Swt memerintahkan kepada malaikat Jibril supaya turun ke bumi mengambil tanah untuk mencipta Adam. Apabila dia sampai di bumi, bumi enggan tanahnya diambil untuk dijadikan Adam hinggakan bumi bersumpah, demi kerana Allah Swt, tidak rela sebahagian tanahnya akan dijadikan Adam karena khawatir Adam akan membuat maksiat kepada Allah Swt. Lalu Jibril naik mengadap Allah Swt, dia gagal mengambil tanah setelah mendengar sumpah bumi.

Kemudian Allah Swt memerintahkan malaikat Mikail turun ke bumi dengan tujuan yang sama. Dia juga turut mendengar sumpah bumi seperti yang berlaku kepada Jibril. Lalu dia naik mengadap Allah Swt dengan tangan kosong.

Lalu tiba giliran malaikat Israfil. Dia juga mengalami nasib yang sama, kembali mengadap Allah Swt dengan perasaan yang hampa.

Kemudian Allah Swt memerintahkan malaikat Israil menjalankan misi yang serupa. Dia telah mendengar sumpah bumi dan kembali mengadap Allah Swt menceritakan tentang kegagalannya.

Lalu Allah Swt berfirman :”Wahai Israil, Meskipun bumi bersumpah-sumpah dengan ucapan bagaimana pun jangan engkau mengalah. Katakan bahwa apa yang engkau buat atas perintah dan namaKu”.

Kemudian Israil turun sekali lagi ke bumi dan berseru kepada bumi : “Wahai bumi, ketahuilah bahwa kedatanganku adalah atas perintah Allah Swt dan atas namaNya. Jika engkau membantah pekerjaanku ini, bererti engkau membantah perintah Allah dan sudah tentu engkau tidak ingin menjadi makhluk yang durhaka kepada Allah Swt. ”

Mendengar perkataan Israil, bumi tidak dapat berkata apa-apa lalu membiarkan saja Israil mengambil tanahnya. Menurut Ibnu Abbas, tanah-tanah itu berasal dari beberapa tempat seperti berikut ,

1. Kepala nabi Adam dari tanah Baitul Muqaddis karena di situlah beradanya otak manusia dan akalnya
2. Telinganya dari tanah Bukit Tursina ia alat mendengar dan tempat menerima nasihat
3. Dahinya dari tanah Iraq kerana di situ tempat sujud kepada Allah Swt
4. Mukanya dari tanah Aden kerana di situ tempat berhias dan tempat kecantikan
5. Matanya dari tanah Al-Kautsar tempat untuk menarik perhatian
6. Giginya dari tanah Al-Kautsar tempat memanis-manis
7. Tangan kanannya dari tanah Kaabah untuk mencari nafkah dan kerjasama sesama manusia
8. Tangan kirinya dari tanah Paris, tempat beristinjak
9. Perutnya dari tanah Khurasan, tempat lapar dan haus
10. Kemaluannya dari tanah Babylon, di situlah tempat sek$ dan tipu daya syaitan untuk menjerumuskan manusia ke lembah dosa
11. Dua kakinya dari tanah India, tempat berdiri dan berjalan
12. Hatinya dari tanah Syurga Firdaus kerana di situ tempat iman, keyakinan, ilmu, kemahuan dsb.
13. Lidahnya dari tanah Thaif tempat mengucap Syahadah, bersyukur dan berdoa kepada Allah Swt.

Setelah mengambil tanah dari bumi, lalu Israil mengadap Allah Swt. Allah Swt berfirman :

“Wahai Israil, Engkau yang Ku tugaskan untuk mengambil tanah dan kelak engkau pula yang Aku tugaskan untuk mencabut nyawa manusia”.

Lalu Israil berkata :”Wahai Tuhanku, Hamba takut akan dibenci oleh seluruh anak Adam.”

Allah Swt menjawab melalui firmannya :”Tidak, Mereka (manusia) tidak akan memushi engkau”. Aku yang mengaturnya. Lalu Aku jadikan ada sebab untuk mendatangkan kematian mereka seperti terbunuh, terbakar dsb.

Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan tentang asal-asul lokasi pengambilan tanah oleh malaikat Izrail untuk penciptaan Nabi Adam. Mudah-mudahan dengan membaca artikel di atas bertambah ilmu dan keimanan kita. Aamiin.
Share on Google Plus

About Bacaan madani

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

2 komentar :

  1. ”Wahai Israil, Meskipun bumi bersumpah-sumpah dengan ucapan bagaimana pun jangan engkau mengalah. Katakan bahwa apa yang engkau buat atas perintah dan namaKu”. >> Mana dalilnya? Ini surat apa?

    Dan dari mana Anda tahu asal usul tanah itu, dari sini dari situ? Apakah ada dalilnya?

    Mohon jangan asal menulis ulang artikel orang hanya untuk mendapatkan uang dari Google Adsense.

    Awas, dosanya besar loh kalau asal-asalan menulis sesuatu tentang agama, apalagi membawa-bawakan Firman tapi enggak apakah itu Al-qur'an/Hadis atau tidak.

    ReplyDelete
  2. Kok ceritanya kaya gini ya, bener ga sih?
    Sepertinya tidak masuk akal dan jauh dari logika dan sejarah, karena tidak di sertakan bukti literatur.

    ReplyDelete