Seperti Apakah Manusia Memikul Barang yang di Khianatinya Pada Hari Kiamat?


Khianat adalah perbutan menyimpang atau mengingkari dari kepercayaan yang diberikan kepadanya. Adapun lawan daripada khianat adalah amanah, dapat dipercaya. yaitu dapat dipercaya terhadap kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Khianat adalah salah satu sifat yang tidak terpuji dan merupakan ciri-ciri orang munafiq. Sedangkan orang yang berkhianat adalah orang yang tidak bisa menjaga amanah yang diberikan.. Sebagai contoh, seorang suami telah diamanahkan oleh Allah Swt supaya memberi nafkah kepada isteri dan anak-anaknya tetapi tidak menunaikannya bahkan mengabaikannya, seorang pejabat telah di amanahkan untuk meminpin suatu negara, perusahaan dan lain sebagainya tetapi tidak amanah. Maka dalam hal ini ia telah melakukan khianat.

“ Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad ) dan juga janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui." (QS. Al Anfaal : 27)

Bahkan setiap kita akan diminta pertanggung jawaban di hari kiamat apa-apa yang telah kita pimpin. Sebab kita semua adalah peminpin. Paling tidak peminpin untuk diri sendiri maupun keluarga. Sebagaiamana sabda Rasulullah Saw.

Dari Abdullah bin Umar Ra berkata : Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda : "Kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian akan diminta bertanggung jawab tentang apa yang kamu pimpin." (HR. Al-Bukhari)

Orang yang berkhianat bukan hanya dipemerintahan dan keluarga saja, orang berkhianat bisa saja terjadi dimana saja. Termasuk para pedagang di pasar yang mengurangi takaran timbangan dagangannya. Orang yang berkhianat akan Allah berikan balasan yang setimpal kelak di hari kiamat. Sebagaimana Allah Swt Berfirman :

"Tidak mungkin seorang Nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu, kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya." (QS. Ali-Imran : 161)

Syaikh As-Sa'di Ra Menafsirkan : "Yaitu seseorang yang menyembunyikan harta rampasan perang dan mengkhianatinya. Termasuk menghianati disini adalah : 'Mencuri harta benda seseorang, Korupsi, kolusi, suap menyuap, atau menipu baik berupa harta benda dan lain sebagainya. Beliau berkata dan itu adalah termasuk dari pada salah satu jajaran dosa besar. seperti yang ditunjukan ayat diatas dan juga nash-nash lain.'"

Beliau menjelaskan bahwa ia akan datang dengan membawa harta yang dikhianati itu dengan dipanggul diatas punggungnya, baik berupa emas, perak, uang, hewan dan harta benda yang lainnya, kemudian dengan benda2 tersebut ia akan disiksa pada hari kiamat.

Bahkan rasulullah Saw telah mengingatkan umatnya, bahwa orang yang berkhianat itu akan memikul di atas lehernya barang yang dikhinatinya pada hari kiamat. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hamid as-sa'idi Ra, ia berkata :

"Rasulullah Saw menunjuk seseorang dari Azd yang Bernama Ibnu Latbiyah untuk mengurus zakat, setelah itu ia datang dan berkata : "Ini untukmu, ini diberikan kepadaku sebagai hadiah."

Kemudian Rasulullah Saw naik kemimbar dan bersabda : "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah salah seorang dari kalian membawa sedikitpun dari barang itu melainkan pada hari kiamat akan ia pikul diatas lehernya, meski berupa unta yang meringkik, sapi yang bersuara, ataupun kambing yang mengembik, selanjutnya Beliau mengangkat kedua tangannya." 

Lalu Beliau bersabda : "Ya Allah, bukankah sudah aku sampaikan ??, Rasulullah Saw mengucapkannya tiga kali" (HR. Bukhari)

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Ra, ia berkata :

"Umar bin Khatab bercerita kepadaku, ia berkata : Saat perang Khaibar, sekelompok sahabat Nabi datang, mereka menyampaikan : "Si Fulan Syahid, si Fulan Syahid lalu mereka menyebut nama seseorang yang mati syahid tersebut." 

Kemudian Rasulullah Saw bersabda : "Tidak, sungguh aku melihatnya dia di dalam neraka, karena kain selimut atau baju panjang yang ia khianati (curi)." 

Kemudian Beliau bersabda Lagi : "Pergilah lalu serukan kepada semua orang, sungguh tidaklah masuk surga selain orang-orang mukmin" (HR. Muslim)

Demikianlah sahabat madani ulasan tentang orang yang berkhianat akan memikul barang yang dikhianatinya di hari kiamat. Mudah-mudahan kita bisa di lindungi oleh Allah Swt. dari sifat khianat dan semoga kita diberi petunjuk menjadi orang yang amanah. Aamiin.
Share on Google Plus

About Bacaan madani

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar :

Post a Comment